Portal Nusa Bhayangkara sedang diperbarui. Harap refresh halaman jika terjadi error.

Kamis , 10 September 2026
Home News Semarak! Tgk Habibi Pukau Ribuan Warga di Milad Aceh Utara ke-800
News

Semarak! Tgk Habibi Pukau Ribuan Warga di Milad Aceh Utara ke-800

Share
Share

LHOKSUKON — Ribuan warga dari berbagai kecamatan memadati Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, Rabu (9/9/2026) malam, guna menghadiri zikir dan tausiyah akbar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-800 kabupaten sekaligus mengenang sejarah Kerajaan Samudera Pasai.

Kegiatan bernuansa keagamaan bertajuk “Tajaga Adat, Tapeukong Syariat” tersebut merupakan bagian dari agenda utama perhelatan Piasan Pase 2026 yang berlangsung pada 7–13 September 2026.

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para tokoh-tokoh ulama hadir di barisan terdepan di tengah antusiasme jamaah yang memicu kepadatan arus lalu lintas di jalan nasional sekitar lokasi acara.

Dai asal Aceh Barat sekaligus Juara 1 Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026, Tgk. Habibi An-Nawawi, Lc., bertindak sebagai penceramah dalam tabligh akbar tersebut.

“Kalau di tempat lain apa kabar jawabnya baik, kalau di Aceh Utara apa kabar jawabnya bangkit. Apa kabar Aceh Utara, pue haba ureung Aceh Utara,” ucap Tgk. Habibi yang disambut dengan kata ‘bangkit’ oleh para pengunjung yang menyaksikan.

Agenda yang sempat tertunda sehari dari jadwal semula akibat kendala penerbangan dampak letusan Gunung Krakatau ini diisi dengan pesan religius dan kebangsaan.

Dalam tausiyahnya, kemudian Tgk. Habibi menekankan pentingnya momentum delapan abad Samudera Pasai untuk menghidupkan kembali peradaban Islam, keadilan, dan nilai sejarah yang diwariskan Sultan Malikussaleh.

“Memperingati 800 tahun Samudera Pasai bukan sekadar merayakan masa lalu, tetapi kembali ke akar keislaman kita. Adat dan agama ibarat dua sayap satu burung yang harus berjalan seiring,” kata Tgk. Habibi.

Ia menambahkan bahwa keadilan dan keimanan merupakan fondasi utama kejayaan Pasai pada masa lampau, sehingga nilai-nilai tersebut harus dijadikan pendorong kebangkitan pembangunan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial di Aceh Utara saat ini.

Ketua panitia acara M. Jhony, S.H., mengatakan rangkaian Milad Aceh Utara ke 800 ini memadukan kegiatan sejarah, keagamaan, pameran pembangunan, UMKM, hingga simulasi mitigasi bencana. Hingga hari ke empat, ratusan stand masih setia tampil memamerkan beragam kuliner.

“Alhamdulillah dari hari pertama sampai hari ini kegiatan berjalan dengan lancar. Malam ini tampil Tgk. Habibi sebagai dai yang ditunggu-tunggu masyarakat. Jadi dalam hal ini mohon dukungan semua elemen agar acara sukses sampai tanggal 13 mendatang,” ujar M. Jhony.

Sebagai mana diketahui, kegiatan Milad Aceh Utara ke-800 ini digelar secara gotong royong dan hasil sumbangan dari berbagai pihak. Kegiatan ini sama sekali tidak menyentuh anggaran APBK, seperti yang pernah disampaikan sebelumnya oleh Bendahara panitia, Muslim Syamsudin dan Juru Bicara Aceh Utara, Muntasir Ramli.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *