Portal Nusa Bhayangkara sedang diperbarui. Harap refresh halaman jika terjadi error.

Selasa , 8 September 2026
Home News Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Senilai Rp11,2 Miliar
News

Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Senilai Rp11,2 Miliar

Share
Share

ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana melalui bantuan isi hunian rumah dan Jaminan Hidup (Jadup) tahap III. Total bantuan yang tercatat dalam rekap penerima mencapai Rp11.216.850.000.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana. Pemkab Aceh Utara terus mengawal proses penyaluran agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat sesuai dengan data dan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Muntasir, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan rekap penerima, bantuan isi hunian dialokasikan sebesar Rp9.825.000.000, sedangkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) mencapai Rp1.391.850.000.

Bantuan isi hunian disalurkan kepada masyarakat terdampak di sejumlah kecamatan, antara lain Banda Baro, Dewantara, Kuta Makmur, Nibong, Nisam, Nisam Antara, Paya Bakong, Pirak Timu, Samudera, dan Seunuddon.

Sementara itu, bantuan Jadup disalurkan kepada masyarakat Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dengan jumlah penerima sebanyak 230 KK atau 1.031 jiwa. Total bantuan Jadup untuk masyarakat di wilayah tersebut mencapai Rp1.391.850.000.

Dalam sambutan tertulis Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, yang disampaikan Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, S.I.Kom., pada kegiatan penyerahan bantuan, disebutkan bahwa bantuan Jadup merupakan salah satu bantuan yang sangat dinantikan masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan meringankan beban keluarga,” demikian disampaikan Bupati.

Menurut Bupati, bantuan isi hunian diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menata tempat tinggal agar lebih layak dan nyaman. Sementara bantuan Jadup diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama masyarakat berupaya memulihkan kehidupan pascabencana.

Bupati menegaskan, bantuan pemerintah tidak semata-mata dilihat dari nilai atau jumlah yang diterima, tetapi juga merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Kita ingin masyarakat merasakan bahwa ketika menghadapi kesulitan, mereka tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat penerima memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar penting bagi keluarga.

Bupati juga mengingatkan agar bantuan yang diterima tidak dipandang sebagai akhir dari perjuangan, melainkan menjadi salah satu modal untuk kembali bangkit dan menata kehidupan.

“Jadikan bantuan ini sebagai awal untuk kembali bangkit. Sebagaimana slogan kita bersama, yaitu ‘Aceh Utara Bangkit’,” kata Bupati.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat kembali bekerja, memulihkan sumber penghidupan, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Pemkab Aceh Utara, lanjut Bupati, akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap dan menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Aceh Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Utara.

Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemkab Aceh Utara terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat terdampak yang dapat memperoleh bantuan dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan kepada kita semua serta memberikan kemudahan bagi masyarakat Aceh Utara dalam melanjutkan kehidupan dan membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *