LHOKSUKON — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara menggelar pengajian rutin dan pembinaan spiritual bagi puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Mushalla Lapas Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (27/8).
Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, mengatakan pembinaan spiritual ini dilaksanakan sebagai benteng moral sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian rutin agar para warga binaan dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
“Kami ingin masa pidana ini tidak dianggap semata-mata sebagai hukuman, tetapi sebagai ruang untuk berbenah. Pembinaan kerohanian bersama Kemenag Aceh Utara adalah fondasi penting agar ketika bebas nanti, para warga binaan kembali ke masyarakat dengan mental, akhlak, dan kepribadian yang lebih baik,” kata Muhidfuddin.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh penceramah dari Kemenag Aceh Utara dan diikuti dengan khidmat oleh puluhan warga binaan. Program kerja sama ini dirancang untuk memberikan pencerahan kalbu serta pendalaman ilmu agama bagi para penghuni lapas.
Dalam tausiahnya, ustaz pengisi materi menekankan pentingnya menumbuhkan rasa syukur, ketabahan, serta penyesalan atas kekhilafan masa lalu sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
Manajemen Lapas Lhoksukon menegaskan bahwa kegiatan bimbingan kerohanian harian ini akan terus diperkuat sebagai upaya berkelanjutan dalam menyiapkan kesiapan mental dan spiritual warga binaan sebelum nantinya berintegrasi kembali ke tengah masyarakat.[] (Jamaluddin)
Leave a comment