Portal Nusa Bhayangkara sedang diperbarui. Harap refresh halaman jika terjadi error.

Rabu , 4 November 2026
Home News Bedah Buku Sosialisme Islam di Aceh Utara, DPC PKB Hadirkan Dr. Teuku Kemal Fasya
News

Bedah Buku Sosialisme Islam di Aceh Utara, DPC PKB Hadirkan Dr. Teuku Kemal Fasya

Share
Share

ACEH UTARA — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Utara bersiap menggelar diskusi publik bertajuk bedah buku secara terbuka dan gratis. Kegiatan intelektual ini menghadirkan antropolog sekaligus cendekiawan terkemuka Aceh, Dr. Teuku Kemal Fasya, M.Hum., sebagai narasumber utama.

Acara yang mengusung tema besar pemikiran sosialisme Islam ini dijadwalkan bergulir pada Jumat, 6 November 2026, mulai pukul 20.00 WIB (malam Sabtu). Sosok Dr. Teuku Kemal Fasya tentu tidak asing lagi bagi publik Aceh. Selain dikenal sebagai akademisi dan aktivis kritis, ia merupakan dosen aktif di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe yang kerap menguliti berbagai dinamika sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Dalam sesi bedah buku kali ini, peserta akan diajak mengkaji secara mendalam gagasan dari dua karya penting: Sosialisme Islam: Pemikiran Ali Syari’ati serta Islam dan Sosialisme karya H.O.S. Tjokroaminoto. Pembahasan tersebut diharapkan mampu membuka ruang dialog mengenai titik temu antara nilai-nilai keislaman, keadilan sosial, dan perjuangan kemanusiaan dalam bingkai perspektif Islam.

“Diskusi ini dirancang untuk menghadirkan ruang refleksi bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda, mahasiswa, aktivis, hingga akademisi, guna merawat tradisi berpikir kritis yang konstruktif,” ungkap pihak panitia pelaksana, Rabu (4/11/2026).

Guna memantik antusiasme peserta, panitia juga telah menyiapkan apresiasi berupa voucher pulsa dengan total nilai Rp1 juta bagi tiga penanya terbaik yang mengajukan pertanyaan paling tajam dan relevan selama acara berlangsung.

Melalui agenda ini, DPC PKB Aceh Utara berupaya konsisten dalam menumbuhkan tradisi literasi di tengah masyarakat, sekaligus menyediakan wadah pertukaran gagasan alternatif untuk memperkaya khazanah keilmuan dan pemahaman sosial keagamaan.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk memperluas wawasan, kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti tanpa dipungut biaya apa pun. ()

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *