ACEH UTARA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah yang akrab disapa Dek Fadh, turun langsung ke Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (5/10/2026) untuk melihat kondisi infrastruktur yang rusak akibat banjir besar November 2025.
Pada peninjauan itu, Dek Fadh didampingi Wakil Bupati Aceh Utara Tgk. Tarmizi Panyang, Kadis PUPR Aceh Utara Muhammad Jafar, jajaran Dinas Pengairan, serta unsur Muspika Sawang.
Fokus utama kunjungan adalah mengecek kerusakan jalan Krueng Mane – Sawang via Blang Gunci, jalur penghubung ke Kabupaten Bireuen. Akibat terjangan banjir, badan jalan di ruas tersebut rusak berat dan hingga kini masih menjadi keluhan warga karena menghambat mobilitas dan roda perekonomian belum pulih sepenuhnya.
Tidak hanya itu, Wagub juga menyambangi jalur Sawang – Riseh Tunong hingga Dusun Cot Calang yang kondisinya juga mengalami kerusakan parah.
Di sela peninjauan, Dek Fadh menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Ia menginstruksikan dinas terkait agar segera merampungkan pendataan dan kajian teknis supaya perbaikan bisa segera diprioritaskan.
“Kita cek langsung di lapangan. Jalan ini sangat vital karena menjadi urat nadi antar desa dan antar kabupaten. Insya Allah penanganan tahap awal sudah berjalan dengan alokasi anggaran Rp20 miliar,” kata Dek Fadh.
Menurutnya, sejumlah titik kerusakan lain di Sawang telah diusulkan untuk masuk dalam program penanganan tahap kedua dan ditargetkan terealisasi pada 2027.
“Sisa infrastruktur yang rusak akibat banjir di Sawang sudah kita masukkan dalam perencanaan prioritas tahap dua tahun 2027,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara Tgk. Tarmizi Panyang mengapresiasi perhatian Pemprov Aceh. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi mampu mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
Ia juga menambahkan, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pemulihan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, termasuk harapan agar pembangunan jembatan bailey oleh TNI bisa segera diwujudkan.
*Harapan Wabup Tarmizi Panyang*
Dalam kesempatan itu, Wabup Tarmizi Panyang menyampaikan beberapa harapan penting kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.
Pertama, terkait ruas jalan Krueng Mane – Sawang Batas Bireuen yang tahun ini mendapat alokasi Rp21 miliar. Ia berharap pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan PT Krueng Mane dapat dilanjutkan pada anggaran 2027, mengingat ruas tersebut kini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Aceh.
Kedua, ia mendesak percepatan penanganan jalan Sawang – Riseh Tunong hingga Dusun Cot Calang sepanjang 9 kilometer, di mana sekitar 5 kilometer di antaranya rusak berat. Termasuk titik longsor di Desa Lhok Cut Kubu dan Blang Cut yang menyebabkan badan jalan hilang total.
“Ruas ini butuh perhatian serius dari Pemerintah Pusat, agar akses warga kembali tersambung dan aktivitas masyarakat tidak lumpuh,” pungkas Tarmizi.
Leave a comment