Portal Nusa Bhayangkara sedang diperbarui. Harap refresh halaman jika terjadi error.

Selasa , 3 November 2026
Home News Tani Merdeka Aceh Utara Resmikan Kantor Sekretariat, Dukung Pangan Nasional
News

Tani Merdeka Aceh Utara Resmikan Kantor Sekretariat, Dukung Pangan Nasional

Share
Share

Aceh Utara – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Utara mulai mengoperasikan kantor sekretariat baru yang berlokasi di Jalan Medan–Banda Aceh, Kecamatan Syamtalira Aron, Kamis (8/10/2026).

Pengoperasian markas baru organisasi tani tersebut diawali dengan tradisi adat tepung tawar oleh tokoh agama setempat Tgk. Ibnu Abbas, disusul pemotongan pita oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad bersama Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara Abdul Muthaleb dan unsur Muspika.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat ini diselaraskan dengan aksi nyata mendukung agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya melalui penyaluran bantuan Pupuk Pembenah Tanah Organik (PTOC) bagi jajaran kelompok tani binaan di kawasan tersebut.

“Penggunaan PTOC ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan struktur kesuburan tanah sekaligus memangkas biaya pemeliharaan. Ketergantungan terhadap pupuk sintetis bisa kita tekan secara bertahap,” kata Cut Muhammad di sela kegiatan.

Menurut dia, Tani Merdeka memiliki komitmen penuh dalam mengawal kebijakan strategis sektor pertanian pemerintah. Fokus utama gerakan meliputi pendampingan cara bercocok tanam berkelanjutan hingga pemantauan implementasi regulasi, seperti penetapan harga patokan bawah gabah Rp6.500 per kilogram, efisiensi harga pupuk sebesar 20 persen, dan lonjakan volume produksi pupuk hingga 50 persen.

Selain persoalan input produksi, Cut Muhammad turut menyoroti mata rantai distribusi hasil panen daerah. Pihaknya mendesak agar akses rantai pasok komoditas pertanian dibuka luas bagi seluruh kalangan petani lokal, salah satunya menjadi penyedia bahan baku langsung untuk program Badan Gizi Nasional.

“Sistem distribusi tidak boleh lagi dimonopoli oleh segelintir pelaku usaha saja. Hasil tani harus diserap langsung dari para petani di tingkat pekon atau desa agar sirkulasi perekonomian berputar merata di tingkat tapak,” ujarnya menegaskan.

Melalui hadirnya pusat aktivitas yang baru ini, DPD Tani Merdeka Aceh Utara diharapkan mampu memperkuat fungsi advokasi petani, menjamin kepastian harga komoditas, serta menopang daulat pangan di wilayah Aceh Utara.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *