Categories: News

SMAN 3 Putra Bangsa Lhoksukon Gelar IHT Tingkatkan Kompetensi Guru Hadapi TKA 2026

LHOKSUKON — SMA Negeri 3 Putra Bangsa Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) guna memperkuat kompetensi para guru dalam memahami literasi dan numerasi sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

Kepala SMAN 3 Putra Bangsa Lhoksukon Rika Syufrina, S.Pd di sekolahnya, Rabu, mengatakan pelatihan tersebut diikuti oleh sekitar 40 tenaga pendidik. Tujuannya adalah memperkokoh pemahaman guru terkait konsep, kebijakan, hingga teknis penyusunan instrumen soal yang selaras dengan standar TKA.

“Setiap bentuk soal memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, guru dituntut memahami teknik penyusunannya agar instrumen penilaian yang dihasilkan mampu mengukur capaian kompetensi siswa secara objektif, valid, dan sesuai dengan target asesmen,” ujar Rika.

Ia menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen terstandar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dirancang khusus untuk mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu.

Melalui IHT yang berlangsung pada Selasa (14/7) ini, pihak sekolah menghadirkan akademisi Jhon Abdi sebagai narasumber. Dalam paparannya, Jhon mengupas tuntas mengenai arah kebijakan TKA, perancangan kisi-kisi, teknik pembuatan soal, hingga strategi pembelajaran yang efektif untuk kesiapan siswa.

Di antara materi pokok yang dibahas meliputi penyusunan kisi-kisi dan jenis soal TKA, seperti pilihan ganda, pilihan ganda kategori, hingga pilihan ganda kompleks atau multiple choice multiple answer (MCMA).

Rika optimistis pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendongkrak profesionalisme tenaga pendidik sekaligus mematangkan kesiapan siswa sebelum menghadapi ujian.

“Kami berharap IHT ini dapat meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran serta instrumen evaluasi yang bermutu, sehingga anak-anak didik kita jauh lebih siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik,” tambahnya.

Pada akhir sesi pelatihan, para peserta juga melakukan simulasi pembuatan soal berbasis TKA serta mengevaluasi sampel soal demi memastikan instrumen yang dibuat telah menekankan aspek kemampuan bernalar, berpikir kritis, dan pemecahan masalah bagi siswa. (Basic-News)

Jurnalis: Jamaluddin Idris – Lhokseumawe

Redaksi

Recent Posts

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Simpang Keramat Intensifkan Patroli dan Sosialisasi kepada Masyarakat

Aceh Utara– Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Simpang Keramat…

14 jam ago

Lancarkan Arus Lalu Lintas Pagi, Personel Polsek Samudera Laksanakan Strong Point

Aceh Utara– Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan kelancaran arus lalu lintas…

14 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Perintis di Wilayah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe – Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), personel Satuan Samapta…

14 jam ago

Kalapas Lhoksukon perkuat sinergi keamanan bersama Kabag Ops Polres Aceh Utara

LHOKSUKON — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi…

16 jam ago

Pamapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Terpadu Guna Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Pamapta Polres Lhokseumawe terus…

16 jam ago

Sat Polairud Polres Lhokseumawe Jaga Kamtibmas Melalui Patroli Dialogis di PPI

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Polisi Perairan dan…

16 jam ago