ACEH UTARA — Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Aceh Utara, mengeluhkan kelangkaan dan tingginya harga semen di pasaran saat ini. Kondisi ini membuat proses revitalisasi gedung sekolah yang tengah berjalan di kawasan tersebut menjadi kendala tersendiri.
Salah satu keluhan disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S-SD) Kecamatan Tanah Jambo Aye, M. Yusuf. Ia mengungkapkan bahwa para kepala sekolah saat ini berada dalam posisi dilematis untuk melanjutkan pekerjaan fisik revitalisasi sekolah.
“Kepala sekolah saat ini mengalami suatu dilema juga. Harga semen merek Merah Putih di tingkat toko saja sudah mencapai Rp90.000 per sak, itu belum termasuk biaya angkut ke lokasi sekolah,” ujar M. Yusuf.
Pihaknya berharap instansi terkait dan pemerintah daerah dapat segera memberikan solusi agar program revitalisasi fasilitas pendidikan di Aceh Utara dapat terus berjalan tanpa kendala.
Kabid Pembinaan Sarpras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Aceh Utara, Herman S.Pd., M.Pd, mengatakan “Kami memahami kendala yang dihadapi para kepala sekolah di lapangan terkait kelangkaan semen. Kami sedang menginventarisasi sekolah-sekolah yang terdampak serta melakukan koordinasi intensif untuk mencari solusi terbaik,” ujar Herman.[] (Jamaluddin Idris)
LHOKSUKON — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon bersama jajaran Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara…
Lhokseumawe – Personel Polsek Muara Dua melaksanakan patroli malam dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban…
Lhokseumawe – Personel Polsek Meurah Mulia melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan…
Lhokseumawe – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli perintis guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban…
Lhokseumawe – Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Lhokseumawe melaksanakan pemantauan dan pengawasan…
Lhokseumawe – Personel Polsek Kuta Makmur melaksanakan patroli malam dalam rangka menjaga situasi keamanan dan…