News

Anak 9 Tahun Meninggal Dunia Tenggelam di Tanggul Irigasi Tanah Jambo Aye

LHOKSUKON – Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di tanggul irigasi Dusun Blang Barat, Gampong Lhok Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (21/7/2026) malam.

Korban diketahui bernama Muhammad Adam Alfatih (9), seorang pelajar yang berasal dari Dusun Blang Timu, Gampong Lhok Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis mengatakan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 17.30 WIB ketika korban pergi bersama sejumlah teman sebayanya untuk mandi dan berenang di tanggul irigasi.

“Sekitar 30 menit kemudian, korban tidak lagi terlihat di lokasi. Abang kandung korban kemudian melakukan pencarian di sekitar tanggul dan hanya menemukan pakaian milik korban,” ujar AKP Agus Alfian Halomoan Lubis.

Setelah tidak berhasil menemukan korban, abang korban pulang ke rumah dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Keluarga bersama masyarakat setempat selanjutnya mendatangi lokasi dan melakukan pencarian di sekitar tanggul irigasi.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri. Korban kemudian dinyatakan telah meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

AKP Agus menjelaskan, saat proses pencarian berlangsung, kondisi aliran air di lokasi cukup deras dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 150 sentimeter. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya memang diketahui mandi di tanggul irigasi tersebut.

Personel Polsek Tanah Jambo Aye yang menerima informasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara, mencatat identitas korban dan saksi, melakukan dokumentasi serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

“Keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Rencananya, korban akan dikebumikan pada Rabu pagi,” kata Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain atau mandi di sungai, saluran irigasi maupun lokasi dengan aliran air yang deras.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak berenang tanpa pengawasan orang dewasa, terlebih saat debit air sedang tinggi dan arus cukup deras. Pengawasan bersama sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya. (JM)

Redaksi

Recent Posts

Dinas PUPR Pamerkan Progres Infrastruktur dan Edukasi Layanan Alat Berat Stand HUT ke-800

ACEH UTARA – Dinas PUPR Aceh Utara memamerkan berbagai capaian pembangunan infrastruktur pascabencana dan menyosialisasikan…

13 jam ago

Kebakaran Lahan di Nisam, Polisi Imbau Warga Tidak Bakar Lahan Sembarangan

ACEH UTARA – Personel Polsek Nisam Polres Lhokseumawe bersama masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran lahan…

17 jam ago

Polres Lhokseumawe Kawal Penyaluran Beras Bantuan Pangan untuk 2.492 Keluarga di Muara Dua

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe melalui personel Polsek Muara Dua melakukan pengamanan dan pemantauan penyaluran beras…

17 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Penutupan Turnamen U-18 Piala Ketua KONI Aceh, Dorong Pembinaan Talenta Muda

ACEH UTARA – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menghadiri penutupan Turnamen…

17 jam ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

LHOKSEUMAWE – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melalui Tim Patroli Perintis Presisi terus meningkatkan kegiatan patroli…

17 jam ago

Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe Amankan Objek Wisata dan CFD, Berikan Rasa Aman bagi Masyarakat

LHOKSEUMAWE – Personel Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan di sejumlah…

17 jam ago