Categories: News

Aceh Utara Dorong Pelabuhan Krueng Geukueh Jadi Pusat Logistik Barat Indonesia

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan PT Pelindo Regional 1 resmi menyepakati percepatan modernisasi Pelabuhan Umum Krueng Geukueh.

Langkah strategis ini dirancang untuk mentransformasi pelabuhan di pesisir timur Aceh tersebut menjadi simpul logistik terpadu dan pintu gerbang perdagangan internasional di wilayah barat Indonesia.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan tingkat tinggi antara Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, dan Senior Vice President Business Development PT Pelindo, I Wayan Wirawan, di Kantor Bupati Aceh Utara pada Jumat (31/7).

Fokus utama kerja sama ini mencakup optimalisasi rute perdagangan domestik dan mancanegara, perluasan ekosistem bisnis maritim, hingga integrasi pelabuhan dengan kawasan industri sekitar.

Peningkatan kapasitas infrastruktur ini ditargetkan untuk menarik arus investasi baru serta memangkas biaya rantai pasok komoditas unggulan daerah.

Konektivitas Global: Optimalisasi posisi geografis dekat jalur pelayaran internasional untuk memperluas ekspor-impor.

Kemudahan Investasi: Pemkab Aceh Utara menjamin percepatan perizinan dan regulasi guna mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.

Pengembangan Multipurpose: Transformasi dermaga dan fasilitas pelabuhan untuk mendukung kebutuhan industri skala besar.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan birokrasi bagi ekspansi Pelindo di wilayahnya.

“Sektor maritim adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi masa depan Aceh Utara. Kami siap mendukung penuh, termasuk mempercepat seluruh proses administrasi dan perizinan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Tarmizi.

Langkah ini dinilai vital untuk menciptakan efek berganda (multiplier effect), seperti pembukaan lapangan kerja lokal dan peningkatan volume perdagangan daerah.

Dari pihak pengelola pelabuhan, Senior Vice President Business Development PT Pelindo, I Wayan Wirawan, menyatakan bahwa Krueng Geukueh memiliki nilai strategis yang sangat tinggi untuk mendukung aktivitas perdagangan nasional maupun kawasan regional.

“Pengembangan Krueng Geukueh tidak hanya berfokus pada peningkatkan kapasitas fisik dermaga, tetapi juga membangun ekosistem logistik yang terintegrasi. Dukungan penuh dari Pemkab Aceh Utara menjadi sinyal positif bagi para investor dan pelaku industri logistik,” jelas Wayan.

Dengan infrastruktur yang lebih modern dan kapasitas layanan multipurpose yang diperluas, Pelabuhan Krueng Geukueh diproyeksikan mampu bersaing secara kompetitif, sekaligus memperkokoh posisi Aceh dalam peta jaringan logistik maritim nasional dan internasional.

Redaksi

Recent Posts

Polsek Muara Dua Intensifkan Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Lhokseumawe – Personel Polsek Muara Dua melaksanakan patroli malam dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban…

4 jam ago

Polsek Meurah Mulia Intensifkan Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Lhokseumawe – Personel Polsek Meurah Mulia melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan…

4 jam ago

Patroli Perintis Sat Samapta Polres Lhokseumawe, Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Lhokseumawe – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli perintis guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban…

4 jam ago

Satreskrim Polres Lhokseumawe Pantau SPBU, Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran

Lhokseumawe – Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Lhokseumawe melaksanakan pemantauan dan pengawasan…

5 jam ago

Polsek Kuta Makmur Patroli Malam, Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

Lhokseumawe – Personel Polsek Kuta Makmur melaksanakan patroli malam dalam rangka menjaga situasi keamanan dan…

5 jam ago

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Simpang Keramat Intensifkan Patroli dan Sosialisasi kepada Masyarakat

Aceh Utara– Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Simpang Keramat…

1 hari ago