Categories: News

Polda Aceh Gelar Pelatihan Psychological First Aid untuk Perkuat Peran Konselor Polri Hadapi Situasi Krisis

LHOKSEUMAWE – Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia Polri di bidang psikologi, Polda Aceh menggelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA) Tahun Anggaran 2026 bagi jajaran Polres dan Polresta se-Polda Aceh di Hotel Rajawali, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, senin (2/2/2026).

Pelatihan yang dilaksanakan seacra tatap muka dan daring tersebut diikuti oleh AKBP Rahmani Patana, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Kabag Psi Ro SDM Polda Aceh, Tim Psikologi Ro SDM Polda Aceh, Kabag SDM Polres Lhokseumawe, para Kapolsek, personel Polres Lhokseumawe, serta seluruh jajaran Polres dan Polresta di bawah naungan Polda Aceh. Kegiatan ini juga menghadirkan Wida Yulia Viridanda, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, AKBP Rahmani Patana menyampaikan bahwa Psychological First Aid (PFA) merupakan pertolongan pertama psikologis yang sangat penting, terutama di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

Ia menegaskan bahwa penanganan korban bencana tidak hanya berfokus pada aspek logistik dan kesehatan fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan psikologis yang cepat, tepat, dan berempati.

“PFA hadir untuk menciptakan rasa aman, menenangkan kondisi psikologis, serta mencegah dampak trauma jangka panjang. Dalam pelaksanaan tugas Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kemampuan ini menjadi bekal penting bagi setiap personel,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran strategis personel Polri, termasuk Polwan dengan pendekatan humanis, dalam membantu proses pemulihan psikologis masyarakat saat menghadapi situasi krisis maupun bencana.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki keterampilan praktis Psychological First Aid yang dapat diaplikasikan tidak hanya dalam tugas kedinasan, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan PFA sebagai keterampilan nyata dalam memberikan pelayanan yang humanis.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan personel Polri dapat menjadi agen pemulihan psikologis yang mampu memberikan rasa aman dan dukungan mental bagi masyarakat,” pungkasnya.

Redaksi Tribratanews

Recent Posts

Tim Voli Legend Polres Lhokseumawe Taklukkan Kota Juang Bireuen 3-1 dan Melaju ke Babak Berikutnya

Lhokseumawe – Tim Voli Legend Polres Lhokseumawe yang dikomandoi Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Salmidin, sukses meraih…

5 hari ago

Patroli Perintis Presisi Polres Lhokseumawe Sasar Titik Rawan, Antisipasi Kenakalan Remaja dan Kriminalitas Malam Hari

Lhokseumawe – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel…

5 hari ago

Bagren Polres Lhokseumawe Laksanakan Supervisi di Tiga Polsek, Perkuat Tata Kelola Perencanaan dan Administrasi

Lhokseumawe – Dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, serta tertib administrasi di tingkat kewilayahan, Bagian…

5 hari ago

Sidokkes Polres Lhokseumawe Gelar Cek Kesehatan Gratis, 53 Personel Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh 53 personel dan merupakan bagian dari…

5 hari ago

Di Balik Ramainya Kota Pagi Hari, Ada Polwan Polantas yang Setia Menjaga Keselamatan

Lhokseumawe – Ketika sebagian besar masyarakat masih disibukkan dengan rutinitas pagi, mengantar anak ke sekolah,…

5 hari ago

Sambangi Titik Nongkrong Remaja, Polsek Nisam Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan Tawuran

Aceh Utara – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat…

6 hari ago