Categories: News

Ketika Lumpur Disingkirkan, Harapan Guru Kembali Dihidupkan

Aceh Utarar – Suasana Kantor Pusat Kegiatan Guru (UPTD) tak lagi sunyi. Sisa lumpur banjir masih menempel di lantai, dinding, dan lorong-lorong bangunan. Namun pagi itu, puluhan personel kepolisian bersama unsur terkait hadir membawa semangat gotong royong dan harapan baru di Desa Pante Gurah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Sabtu pagi (24/1/2026).

Dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H., personel Polres Lhokseumawe bersama Brimob BKO Polda Kaltim, Polsek Muara Batu, serta para kepala sekolah dan dewan guru, melaksanakan pembersihan lanjutan Kantor Pusat Kegiatan Guru (UPTD) Kecamatan Muara Batu yang sebelumnya terdampak banjir cukup parah.

Lumpur cokelat yang sempat merendam hampir seluruh ruangan menjadi saksi betapa aktivitas pendidikan sempat lumpuh. Arsip terendam, halaman tertutup endapan banjir, dan ruang kegiatan guru tak dapat difungsikan. Namun, sejak pukul 10.00 WIB, suasana berubah. Siraman air dari mobil water canon, deru mesin truk tangki, dan tangan-tangan yang tak lelah mengangkat lumpur, menjadi pemandangan penuh makna.

Sebanyak 60 personel Brimob BKO Polda Kaltim bersama personel Polres Lhokseumawe dan Polsek Muara Batu bahu-membahu membersihkan setiap sudut. Tidak ada sekat pangkat atau jabatan. Semua larut dalam kerja kemanusiaan—membersihkan ruangan, mengangkat lumpur dari lorong, hingga mengumpulkan sisa arsip dan sampah yang rusak akibat banjir untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Resnarkoba Polres Lhokseumawe AKP Saiful Kamal, S.T.K., S.I.K., M.A., Kasat Binmas AKP Faisal, S.H., Kapolsek Muara Batu Ipda Syukrullah, S.E., Wadankin BKO I Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim Ipda Ayub Syahwal, S.Ak., Danton BKO Brimob Polda Kaltim Ipda Royken, serta Kepala K3S Kecamatan Muara Batu, Syeh Mulyadi, S.Pd.

Hingga sore hari, hasil kerja bersama mulai tampak. Ruang kegiatan guru kembali bersih dan sudah dapat difungsikan. Lumpur di halaman dan lorong-lorong berhasil disingkirkan. Lingkungan kantor UPTD perlahan kembali layak sebagai pusat aktivitas para pendidik.

Lebih dari sekadar pembersihan bangunan, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan—bahwa di balik seragam, ada tangan-tangan yang siap hadir membantu, memulihkan, dan menyalakan kembali semangat pascabanjir.

Di Muara Batu hari itu, lumpur memang dibersihkan. Namun yang lebih penting, harapan para guru untuk kembali menjalankan tugasnya juga ikut dihidupkan.

Redaksi

Recent Posts

Joel Panton Soroti Insiden Memilukan di Kabupaten Pidie

ACEH UTARA — Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro,…

2 jam ago

Joel Panton Soroti Insiden Memilukan di Kabupaten Pidie

ACEH UTARA — Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro,…

2 jam ago

Zubir HT Minta Aparat Kedepankan Pendekatan Persuasif Pasca-Insiden di Tiro Pidie

ACEH UTARA – Politisi Aceh Zubir.HT menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa penembakan di Gampong…

3 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Turun Langsung Temui Pemuda Batuphat Timur, Dorong Program Polisi Peduli Pengangguran

Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., turun langsung menemui masyarakat…

4 jam ago

Polsek Meurah Mulia Gencarkan Patroli Malam, Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

Lhokseumawe – Personel Polsek Meurah Mulia Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli malam sekaligus menyampaikan imbauan pencegahan…

4 jam ago

Polsek Blang Mangat Amankan Pasar Murah di Ule Blang Mane, Pastikan Kegiatan Berlangsung Kondusif

Lhokseumawe – Polsek Blang Mangat Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan pasar murah di halaman Meunasah…

4 jam ago