Categories: News

Putusnya Jembatan Kuta Blang, Tim SAR Polairud Prioritaskan Seberangkan Pasien Urgensi dan Jenazah

Bireuen – Terputusnya Jembatan Kuta Blang akibat banjir di Sungai Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, tidak menghalangi upaya penyelamatan kemanusiaan. Tim SAR Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Lhokseumawe bersama personel Direktorat Polairud Polda Aceh turun langsung mengevakuasi dan menyeberangkan pasien sakit dengan kondisi urgensi serta jenazah, Rabu (17/12/2025).

 

Kegiatan evakuasi berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga selesai di sungai penyebrangan Krueng Tingkeum, tepatnya di bawah Jembatan Kuta Blang, Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kuta Blang. Lokasi tersebut menjadi titik krusial penghubung antarwilayah menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah yang terputus akibat banjir.

 

Evakuasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kasat Pol Airud Polres Lhokseumawe, IPTU Edwin, bersama lima personel Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe dan empat personel Dit Polairud Polda Aceh. Dengan menggunakan perahu karet (rubber boat), tim SAR memprioritaskan penyebrangan pasien yang membutuhkan penanganan medis segera serta jenazah agar dapat segera dibawa ke tujuan dengan cepat dan aman.

 

Selain mengevakuasi pasien urgensi dan jenazah, tim SAR Polairud juga membantu penyebrangan tim relawan, tenaga medis, serta mendistribusikan logistik bantuan berupa sembako pascabanjir yang akan disalurkan ke wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah.

 

Kapolres Lbokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H mwlalui Kasat Pol Airud Polres Lhokseumawe, IPTU Edwin, menyampaikan bahwa keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas utama dalam situasi darurat bencana.

 

“Dalam kondisi akses terputus akibat banjir, kami memprioritaskan penyebrangan pasien sakit yang membutuhkan penanganan segera serta jenazah, agar hak-hak kemanusiaan tetap terpenuhi dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

 

Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi dan penyebrangan dilakukan dengan pengamanan ketat serta memperhatikan faktor keselamatan, mengingat kondisi arus sungai yang masih cukup deras. Kehadiran tim SAR Polairud di lokasi turut memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat serta relawan yang terdampak akibat putusnya jembatan Kuta Blang.

 

Melalui kegiatan ini, Polri kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Redaksi

Recent Posts

Dinas Perkim Tampilkan Maket dan Capaian Rumah Dhuafa di Pameran Milad Aceh Utara

ACEH UTARA — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Aceh Utara turut menyemarakkan…

4 jam ago

Stan Nisam Antara Semarakkan Pameran Milad Ke-800 Aceh Utara di Landeng

ACEH UTARA — Stand Pameran Kecamatan Nisam Antara menyedot perhatian pengunjung pada ajang pameran Usaha…

4 jam ago

Bupati Aceh Utara Keliling Tinjau Pameran UMKM di Milad ke-800: Produknya Bagus-bagus!

LHOKSUKON - Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, S.E., M.M., alias Ayah Wa meninjau langsung…

7 jam ago

SMA Negeri 1 Meurah Mulia Memperkuat Karakter Siswa Lewat Peringatan Maulid Nabi

ACEH UTARA — SMA Negeri 1 Meurah Mulia menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di…

9 jam ago

Patroli Dialogis, Polisi Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat di Nisam

ACEH UTARA – Personel Polsek Nisam Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis sekaligus memberikan sosialisasi dan…

11 jam ago

Cegah Guantibmas, Polisi Tingkatkan Patroli dan Pantau Ketersedian Bahan Pokok di Pasar Inpres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polres Lhokseumawe…

11 jam ago