Categories: News

Sambang Nelayan di Desa Kuala: Ketika Polisi dan Laut Bertemu dalam Hangatnya Silaturahmi

Lhokseumawe – Di bawah terik matahari siang yang memantulkan kilauan di permukaan laut, sekelompok nelayan di Desa Kuala, Kecamatan Blang Mangat, berkumpul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Suasana akrab terasa saat Wakapolsek Blang Mangat IPDA Darwan, S.Sos., bersama Bripka Andi Sunardi, menyambangi mereka pada Kamis (13/2/2025) siang. Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas patroli, tetapi lebih kepada upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat pesisir.

IPDA Darwan dengan ramah menyapa para nelayan yang sedang bersiap merapikan jaring dan menata hasil tangkapan. “Bagaimana kondisi laut hari ini, Pak?” tanyanya, membuka percakapan. Salah satu nelayan, salah seorang nelayan, tersenyum sembari mengelap keringat di dahinya. “Alhamdulillah, cuaca masih bersahabat, tapi akhir-akhir ini ombak mulai tinggi,” jawabnya.

Percakapan terus berlanjut. Kepolisian tidak hanya datang untuk bertanya, tetapi juga membawa pesan penting: keselamatan di laut harus menjadi prioritas. IPDA Darwan mengingatkan nelayan agar selalu memantau kondisi cuaca sebelum melaut. “Akhir-akhir ini, cuaca cukup ekstrem, angin kencang dan gelombang tinggi bisa datang tiba-tiba. Pastikan peralatan keselamatan tersedia, dan jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan,” ujarnya penuh perhatian.

Selain itu, imbauan tentang penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pertemuan siang itu. “Laut ini sumber kehidupan kita. Kalau kita jaga, insyaallah anak cucu kita juga bisa menikmati hasilnya,” kata IPDA Darwan. Para nelayan mengangguk setuju, memahami bahwa keberlanjutan ekosistem laut adalah tanggung jawab bersama.

Bagi para nelayan, kunjungan ini bukan sekadar imbauan dari pihak kepolisian, tetapi juga bentuk kepedulian yang jarang mereka dapatkan. “Jarang-jarang ada polisi yang mau duduk bareng kami, mendengar cerita kami. Ini membuat kami merasa dihargai,” ujar seorang nelayan sambil merajut jaringnya.

Siang itu, di bawah langit yang biru dan semilir angin pantai, antara nelayan dan polisi tidak ada sekat. Ada rasa kebersamaan yang tumbuh, menguatkan bahwa keamanan dan keselamatan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab bersama.

Redaksi Tribratanews

Recent Posts

Tim Voli Legend Polres Lhokseumawe Taklukkan Kota Juang Bireuen 3-1 dan Melaju ke Babak Berikutnya

Lhokseumawe – Tim Voli Legend Polres Lhokseumawe yang dikomandoi Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Salmidin, sukses meraih…

3 hari ago

Patroli Perintis Presisi Polres Lhokseumawe Sasar Titik Rawan, Antisipasi Kenakalan Remaja dan Kriminalitas Malam Hari

Lhokseumawe – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel…

3 hari ago

Bagren Polres Lhokseumawe Laksanakan Supervisi di Tiga Polsek, Perkuat Tata Kelola Perencanaan dan Administrasi

Lhokseumawe – Dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, serta tertib administrasi di tingkat kewilayahan, Bagian…

3 hari ago

Sidokkes Polres Lhokseumawe Gelar Cek Kesehatan Gratis, 53 Personel Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh 53 personel dan merupakan bagian dari…

3 hari ago

Di Balik Ramainya Kota Pagi Hari, Ada Polwan Polantas yang Setia Menjaga Keselamatan

Lhokseumawe – Ketika sebagian besar masyarakat masih disibukkan dengan rutinitas pagi, mengantar anak ke sekolah,…

3 hari ago

Sambangi Titik Nongkrong Remaja, Polsek Nisam Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan Tawuran

Aceh Utara – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat…

4 hari ago