Categories: Polres

Focus Group Discussion, Ini Sebab Radikalisme dan Cara menangkalnya

Lhokseumawe- Polres Lhokseumawe gelar Focus Group Discussion (FGD) tetang peran mahasiswa dalam menangkal radikalisme dalam menangkal radikalisme dan faham anti pancasila di Aula Tribrata Polres Lhokseumawe.” Kamis pagi (15/11/2017)

DR Iskandar, M.Si salah satu Dosen IAIN Lhokseumawe yang juga sebagai pemateri FGD menyampaikan bahwa Sebab-sebab terjadinya radikalisme diantaranya kran demokrasi terbuka lebar, paham keagamaan yang keliru, penguatan kelompok radikal yang berafiliasi dengan kepentingan ekonomi dan politik global, pemicunya adalah ekonomi, politik dan sosial.” ujarnya

Kemudian komunisme atau perlawanan terhahadap komunisme berubah arah ke perlawanan terhadap pancasila serta agama sebagai legitimasi kelompok islam, kristen dan lain-lain.” Sebut DR Iskandar, M. Si

Sementara Tgk H. Muhammad Nasir salah satu tokoh ulama yang aktif sebagai Dai dan organisasi Muna dihadapan peserta FGD mengatakan dua hal yang harus dilakukan yang untuk menangkal terorisme dikalangan mahasiswa.

Pertama adalah dengan membentuk majlis taklim ditingkat mahasiswa. Dengan adanya majalis taklim rutin akan menambah ilmu pengetahuan keagamaan, karna Radikalisme ini bisa mempengaruhi mahasiswa apabila kurang ilmunya.

Dalam penyampaikan pemahaman kepada masyarakat mahasiswa diharapkan bisa menjaga diri agar bisa disegani masyarakat sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima. Hal ini perlu dipahami karna adanya oknum mahasiswa yang terlibat narkoba dapat mengurangi kepercayaan masyarakat kepda mahasiswa.”imbuhnya

Dengannya majlim taklim dapat memberikan solusi dan menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat.

Saat ini berbagai pergerakan dari kelompok tertentu yang berkeinginan mengubah ideologi pancasila seperti kartosuwiryo dengan DI/TII, Kahar Muzakar di sulawesi selatan dan Gam dia aceh, sedangkan jaringan teroris terus bergerak dan menjelma dari jemaah islamiyah (JI), kemudian diganti Majlis Mujahidin Indonesia kemudian berganti jemaah ansyaruttauhid dan sekarang berganti dengan ISIS.” Jelas Birigadir Irwansyah mewakili Kasat Intel.

(tribratanewslhokseumawe/RMD)

Redaksi

Recent Posts

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Simpang Keramat Intensifkan Patroli dan Sosialisasi kepada Masyarakat

Aceh Utara– Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Simpang Keramat…

13 jam ago

Lancarkan Arus Lalu Lintas Pagi, Personel Polsek Samudera Laksanakan Strong Point

Aceh Utara– Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan kelancaran arus lalu lintas…

13 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Perintis di Wilayah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe – Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), personel Satuan Samapta…

13 jam ago

Kalapas Lhoksukon perkuat sinergi keamanan bersama Kabag Ops Polres Aceh Utara

LHOKSUKON — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi…

15 jam ago

Pamapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Terpadu Guna Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Pamapta Polres Lhokseumawe terus…

15 jam ago

Sat Polairud Polres Lhokseumawe Jaga Kamtibmas Melalui Patroli Dialogis di PPI

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Polisi Perairan dan…

15 jam ago