Categories: Polres

Terima Audiensi PMII, Kapolres Lhokseumawe : Cegah Radikalisme dan Proxy War

LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S.IK, MH mengajak Mahasiswa untuk melawan dan mencegah Faham Radikalisme dan Proxy War yang dapat memecah belah Ras, suku dan bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Lhokseumawe, senin siang(31/7/2017) saat menerima audensi Perwakilan Mahasiswa PMII di ruang pertemuan gedung utama Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S.Ik, MH kepada para mahasiswa menyampaikan, untuk mecegah Radikalisme dan Proxy War adalah dengan menutup dan tidak menshare apabila melihat dan membaca informasi yang diragukan kebenarannya.

“Sampaikan kepada teman atau melalui groupnya masing-masing serta tidak komentar bermacam-macam, mulailah dari dari sendiri serta postinglah informasi positif di media sosial.”ujar Kapolres saat dihadapan mahasiswa PMII

Lanjutnya, bahkan mantap presiden Amerika juga menjadi korban, pembicaraan Obama di edit sedemikian rupa sehingga menyurapai yang asli, hal tersebut bisa dilihat di media sosial atau bisa dilihat melalui vidio yang akan saya perlihatkan kepada rekan-rekan yang saya didapatkan dari Tim IT Mabes Polri.

Sambungnya, dalam penegakan hukum Polres Lhokseumawe tindak tebang pilih, apabila memenuhi unsur, ada korban, ada dirugikan tetap di proses kecuali para pihak melakukan perdamaian atau disebut dengan alternative dispute resolution (ADR).

“Polres Lhokseumawe tidak menerima sogokan, apabila rekan-rekan ada menerima informasi personil Polres Lhokseumawe menerima sogokan, laporkan kepada saya, jangankan menerima sogokan meminjam uang kepada tersangka atau korban kejahatan saja pernah diproses.” Imbuh Kapolres

Kompol Ahzan, S.Ik, SH, MSM menambahkan, Faham radikalisme sangat berbahaya yang saat ini penyebarannya banyak dilakukan dari dunia maya, ada paham yang berkembang yang dinamakan paham takfiri dengan mengkafirkan dan menghalalkan darah diluar golongannya, saat ini pemerintah melalui BNPT sudah menggalakkan progam deradikalisasi. Sedangkan Proxy War berbahaya lebih dahyat dari perang nuklir karna mengadu domba antara masyarakat, Suku, Ras, bangsa dan Negara.

Sementara ketua PMII Lhokseumawe Imanuddin kepada awak media mengatakan, tujuannya audensi adalah untuk bersilaturrahmi dengan Polri serta membahas tentang wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, pihak PMII Lhokseuawe siap membantu Polri khususnya Polres Lhokseumawe dalam melawan Radikalisme.

(tbratanewslhokseumawe/RMD)

 

Redaksi

Recent Posts

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Simpang Keramat Intensifkan Patroli dan Sosialisasi kepada Masyarakat

Aceh Utara– Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Simpang Keramat…

10 jam ago

Lancarkan Arus Lalu Lintas Pagi, Personel Polsek Samudera Laksanakan Strong Point

Aceh Utara– Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan kelancaran arus lalu lintas…

11 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Perintis di Wilayah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe – Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), personel Satuan Samapta…

11 jam ago

Kalapas Lhoksukon perkuat sinergi keamanan bersama Kabag Ops Polres Aceh Utara

LHOKSUKON — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi…

12 jam ago

Pamapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Terpadu Guna Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Pamapta Polres Lhokseumawe terus…

12 jam ago

Sat Polairud Polres Lhokseumawe Jaga Kamtibmas Melalui Patroli Dialogis di PPI

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Polisi Perairan dan…

12 jam ago