Polres

Sidang Prapradilan, Polisi : Perkara Pokoknya Sudah Di Sidangkan Di Pengadilan

Foto : Persidangan Praperadilan di Pengadilan negri Lhoksukon di pimpin Hakim tunggal serta diikuti kuasa hukum pemohon, termohon I, Termohon 2 serta dihadiri sekitar 20 warga yang menyaksikan jalnnya persidangan.”Jum’at 13/1/2017

Tribratanews-tribratanews-reslhokseumawe.aceh.polri.go.id- Kepolisian Resor Lhokseumawe dalam hal ini termohon I menghadiri gugatan praperadilan atas gugatan pemohon an. Asnawi Bin M.Nur (61) agam Islam, pekerjaan petani dengan alamat Desa Keude Bungkah Kec. Muara Batu Kabupaten Aceh Utara di pengadilan Negeri Lhoksukon.” Jum’at  13/1/2017

Foto ; Termohon I memcakan eksepsi saat mengikuti sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Lhoksukon.” Jum’at 13/1/2017

Persidangan tersebut  dipimpin oleh hakim tunggal dan dihadiri oleh pihak-pihak yang berperkara dalam hal ini Pemohon Asnawi Bin M.Nur (61), termohon I pihak kepolisian dalam hal Polres Lhokseumawe dan termohon II pihak kejaksaan dalam hal ini kejaksaan negeri Lhoksukon dengan agenda mendengar gugatan dari pada pemohon.

Tim kuasa hukum Kepolisian  resor Lhokseumawe melalui  Kasubag Hukum Salman Alfarasi, SH, MM serta IPTU Bustani, SH, MH kepada tribratanews-tribratanews-reslhokseumawe.aceh.polri.go.id menyampaikan, untuk hari ini jadwalnya adalah mendengar gugatan dari pada pemohon prapid Jadi belum masuk ke dalam putusan.’ Ujarnya

Sambungnya, dalam artian kita butuh pembuktian-pembuktian selanjutnya kemudian kita sudah mendengar Repliknya, dupliknya dan  hari senin kita masuk kepada pembuktian surat dan pemeriksaan saksi.

Lanjutnya, yang namanya gugatan pemohon, kita sebagai termohon akan jalani semua putusan walaupun sama-sama kita ketahui bahwa perkara pokoknya itu sudah disidangkan Pengadilan Negeri Lhoksukon, jadi berdasarkan dua alat bukti itu dengan sendirinya ketika perkara pokok sudah disidangkan, sudah diperiksa di pengadilan lhoksukon, perkara prapid atau sidang prapid dengan sendirinya gugur, hal ini tertuang dalam pasal 82 ayat (1) huruf d yang berbunyi “ dalam suatu perkara sudah mulai diperiksa oleh pengadilan negeri, sedang pemriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai, maka permintaan itu gugur.” Ungkapnya

Sedangkan masalah pencurian, kemudian pengrusakan secara bersama-sama itu sudah kita buktikan dengan secara meyakinkan bahwa pemohon Prapid itu bersalah, namun demikian bersalah atau tidaknya itu Hakim yang memutuskan atau Hakim yang menilai karena alat bukti yang kita kumpulkan tambah dengan keyakinan Hakim saya rasa sudah cukup untuk kesalahan yang dilakukan oleh seseorang.” Tegasnya

 

(TRIBRATANEWS/RMD)

Redaksi

Recent Posts

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Simpang Keramat Intensifkan Patroli dan Sosialisasi kepada Masyarakat

Aceh Utara– Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Simpang Keramat…

12 jam ago

Lancarkan Arus Lalu Lintas Pagi, Personel Polsek Samudera Laksanakan Strong Point

Aceh Utara– Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan kelancaran arus lalu lintas…

13 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Perintis di Wilayah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe – Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), personel Satuan Samapta…

13 jam ago

Kalapas Lhoksukon perkuat sinergi keamanan bersama Kabag Ops Polres Aceh Utara

LHOKSUKON — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi…

14 jam ago

Pamapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Terpadu Guna Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Pamapta Polres Lhokseumawe terus…

14 jam ago

Sat Polairud Polres Lhokseumawe Jaga Kamtibmas Melalui Patroli Dialogis di PPI

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Polisi Perairan dan…

14 jam ago